Biaya TMMD Di Anggarkan 1,35 Milyar



Kendal - Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah, Eddy Djoko Pramono, secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 100 tahun 2017 Kodim 0715 Kendal yang digelar di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung, Rabu (27/09).

Saat membacakan sambutan Gubernur Jateng, Eddy Djoko Pramono yang mewakili Ganjar Pranowo mengatakan tujuan mendasar dari pelaksanaan TMMD adalah lebih mendekatkan diri antara TNI dengan warga masyarakat secara langsung.

"TMMD Reguler ke-100 yang dilaksanakan di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung wilayah Kodim 0715/Kendal ini merupakan program terpadu antara TNI dan Pemerintahan Kabupaten serta komponen masyarakat lainnya," katanya saat membacakan sambutan Gubernur Jateng.

Dari data yang dihimpun Penerangan Kodim Kendal, persiapan TMMD telah dilakukan beberapa pekan sebelumnya dengan melakukan berbagai kegiatan Pra TMMD. Diantaranya pembangunan fisik berupa pengecoran jalan yang nantinya akan dilaksanakan selama satu bulan kedepan.

 Dandim 0715 Kendal Letkol Czi Hendro Edi Busono mengatakan TMMD di Desa Jungsemi membangun sejumlah infrastruktur seperti rabat beton sepanjang 1.550 M x 3 M, pembuatan gorong-gorong, pembuatan Poskamling, pembuatan sepuluh Jamban bagi warga tidak mampu di Desa Jungsemi serta pembangunan infrastruktur lainnya.

Kegiatan pelaksanaan TMMD tersebut sumber biaya yang digunakan merupakan anggaran dana dari APBD tingkat 1 sebesar Rp. 160.000.000, APBD tingkat 2 sebesar Rp 1.115.000.000,- dan Swasembada masyarakat Rp. 40.000.000,- dengan total keseluruhan mencapai Rp. 1.350.000.000,-.

"Dengan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Keseimbangan fasilitas umum dan mental masyarakat harus sebanding lurus. Sehingga TMMD melakukan keduanya," kata Dandim.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.