Petani Bawang Merah Menyambut Senang Datangnya TMMD



Kendal (30/9). Jalan merupakan suatu alat kebutuhan baik transportasi maupun untuk manusia khususnya para petani di Desa Jungsemi, selama ini untuk mengangkut hasil tani masih mempunyai kendala. Hal ini diakibatkan oleh kondisi jalan yang sulit dan rusak untuk mengangkut hasil panennya itu yang sangat dirasakan oleh petani Desa Jungsemi saat ini.

Turmari (55) warga Desa Jungsemi yang berprofesi sebagai petani bawang merah, mengungkapkan dirinya mengaku senang dengan adanya TMMD di desanya.

"Alhamdulillah, dengan adanya program TMMD ke 100 oleh Kodim 0715/Kendal, yang akan membangun jalan cor sepanjang 1.550 meter di Desa Jungsemi ini, diharapkan akan berdampak menguntungkan bagi petani di sini," katanya.

"Bagi kami, jalan merupakan prasarana yang sangat penting untuk memperlancar mobilitas pertanian, pupuk dan pengangkutan hasil pertanian," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Haji Abidin, salah satu Tengkulak yang sering membeli hasil pertanian di daerah Desa Jungsemi.

"Kami sebagai pembeli hasil tani di daerah ini sangat kesulitan dalam mengambil hasil tani, hal ini diakibatkan karena akses jalan yang relatif jelek, akan tetapi saat ini jawaban kami dan petani sudah tercapai dengan adannya pembangunan insfrastruktur jalan sepanjang 1.550 meter yang sedang dibangun oleh Program TMMD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal. Semoga hasilnya nanti segera dapat dipergunakan dengan cepat," katanya. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.