Suara Bising Molen Tak Gentarkan Semangat Satgas TMMD



Kendal - Walaupun suara Gong belum terdengar tanda dibukanya TMMD Regular ke 100 di mulai.     Namun atas perintah Komandan Kodim(DANDIM) 0715/Kendal Letkol Czi Hendro Edi Busono untuk melaksanakan PRA TMMD.Maka, dengan sigap dan semangat para Satgas TMMD dan elemen masyarakat berbaur, bahu membahu dengan semangatnya mengerjakan sasaran fisik berupa pengecoran badan jalan dengan panjang 1.900 meter, lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 cm.

Serda Agus Setyanto Babinsa Koramil 05/Cepiring, ternyata jauh sebelum pelaksanaan TMMD di mulai, dia telah mempelajari cara membuat adonan dan mengoperasikan Molen dari salah seorang temannya yang bekerja di Dinas Pekerjaan Umum (DPU). "Molen adalah alat yang digunakan untuk membuat cor beton", dan alat lainnya seperti wadah atau ember yang dipakai untuk mengangkat material, sekop untuk mengambil material dan adonan yang sudah jadi, lalu sendok semen atau cetok untuk meletakan adonan cor pada tempat yang dikehendaki. Jika mau mengetes kwalitas cor beton bisa menggunakan alat yang dinamakan slump," tandasnya.

Lain halnya dengan Tohari (30) warga Desa Jungsemi ini juga lulusan SMK pembangunan, membenarkan penjelasan dari Serda Agus Setyanto (Babinsa).  Dia juga menambahkan material yang dibutuhkan yaitu pasir, semen, air dan batu atau kerikil. Masing-masing dari bahan ini jumlahnya juga disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya untuk cor beton yang besar maka kerikilnya juga berukuran agak besar bahkan ada yang menggunakan pecahan batu. Kemudian untuk pasirnya juga tidak jauh berbeda. Dan yang perlu di perhatikan komposisi dan perbandingannya harus di perhatikan dengan cermat agar tidak terjadi kesalahan. Masing-masing jenis atau cor beton punya standar komposisi yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi dan penggunaannya," tuturnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.