TMMD Ke-100 Membangun Desa Wujudkan Perubahan



Kendal - TNI Manunggal Membangun Desa dan banyak lagi sebutan TNI Manunggal yang disesuaikan dengan inti kegiatannya, sejak dilaksanakan pertama kalinya sampai sekarang sudah memasuki TMMD ke-100 dan telah mendorong masyarakat di pedesaan untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi dalam membangun Desanya guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang dinamis, mandiri dan sejahtera.

Sebagai aparatur negara,  TNI bersama Pemerintah Daerah dituntut untuk tidak menyurutkan niat dan tekad bersama untuk mendharmabaktikan pada tugas mulia melalui TMMD untuk tetap membangun demi masa depan bangsa Indonesia.  Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa yang melibatkan lintas instansi merupakan perwujudan komitmen bersama kepada rakyat yang sekaligus menjadi kewajiban dan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, yang hampir 80 persen penduduk negeri  ini tinggal di Pedesaan.

Dalam kegiatan TMMD ke-100 kebersamaan antara TNI dan rakyat tetap dipelihara sehingga tercipta hubungan emosional yang harmonis, dengan menjunjung tinggi toleransi dan hubungan kekeluargaan. "Diharapkan prajurit TNI dan Pemda di wilayah Kendal untuk merasakan dan mengetahui denyut nadi aspirasi masyarakat. Sehingga prajurit semakin peka dan tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Kebersamaan TNI-Rakyat pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan karena pada dasarnya TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan pada suatu saat pasti akan kembali menjadi rakyat," ungkap Pjs. Kasdim Kapten Arm Eko Setyo Budi saat mengambil apel Satgas di lapangan Desa Jungsemi, Senin (25/09).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.