Babinsa Yang Mengerti Tentang Adukan



KENDAL - Babinsa selain sebagai ujung tombak TNI-AD, Babinsa pada saat ini yang merupakan anggota Satgas TMMD Reguler ke-100 juga mengerti tentang adukan cor saat pengerjaan jalan betonisasi di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung, bekerja gotong-royong bersama-sama dengan masyarakat setempat, terlihat semangat yang sangat luar biasa, tidak cuma bekerja, namun mengerti tentang takaran adukan cor serta bisa operasikan mesin Molen. Senin (09/10).

Serda Roji'in Babinsa Koramil 07/Sukorejo Jajaran Kodim 0715/Kendal yang kini sedang mempunyai hajat TMMD Reguler Ke-100 menerangkan."Cara membuat adonan adukan beton yang paling baik adalah menggunakan mesin beton molen, dan hasilnya pasti bagus sebab proses pengadukan berlangsung sempurna dan konsisten, juga air tidak akan berceceran. Kalau akan mengaduk cara manual, maka sebelumnya harus membuat tempat mengaduk dengan pasangan bata yang bagian bawah dan pinggirnya diplester agar air tidak kemana-mana. Penggunaan air harus tepat per M3 adukan diperlukan air kurang lebih 215 liter, sedangkan untuk mendapatkan 1 M3 beton diperlukan 6x mengaduk dengan cara di atas, artinya setiap kali mengaduk memerlukan air 215 liter dibagi 6, atau kurang lebih 35 liter.

Kebanyakan air atau kekurangan semen akan mengakibatkan permukaan beton retak retak. Tanda adukan kebanyakan air ketika mengecor terlihat air semen meluap ke atas dan agregat pasir dan koral akan tenggelam dan kekurangan semen."terangnya.

Tarmijan (43) warga Dusun Srandu yang menyimak penjelasan dari Serda Roji'in manggut-manggut seraya berkata.

 "Wah ternyata panjenengan faham ya, tentang aduk mengaduk, cor mengecor," katanya sambil acungkan jempolnya tanda salut terhadap apa yang dijelaskan Serda Roji'in.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.