Kecemasan Warga, Pancasila Dilupakan


KENDAL - Program TMMD yang dilaksanakan Kodim 0715/Kendal, juga memberikan penyuluhan-penyuluhan salah satunya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara. Rabu (11/10).

Kegiatan itu ditujukan agar mempertebal kecintaan rakyat kepada negeri ini, dimana dijaman sekarang, mulai luntur rasa nasionalisme tergerus oleh kemajuaan zaman, serta pengaruh dari berbagai ajaran yang tidak sesuai dengan Pancasila yang merupakan falsafah hidup bangsa dan pedoman bangsa ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ungkap Kapten Inf Heri Martono.

Ini pula yang mendorong Bapak Rohmadi Ketua Rw 03 Dukuh Wonokerto Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung bertanya dan menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya dijamannya, Pancasila selalu menjadi hal yang penting dan dipelajari oleh semua orang, tapi kenapa sekarang sudah tidak, jaman saya dulu ada program P4 (pendidikan pedoman penghayatan Pancasila) sering diajarkan di sekolah maupun dikegiatan-kegiatan di Desa-desa tapi kenapa sekarang hilang, padahal itu bagus , inilah menjadi kecemasan kami Pak. Pancasila sudah mulai ditinggalkan, sekarang cuma kebanyakan kita bicara Pancasila tapi tidak mengerti apa itu Pancasila, serta menyarankan untuk disampaikan kepada  pihak yang berwenang agar kegiatan seperti itu di muat lagi di pendidikan formal mau pun non formal. Jaman sekarang banyak anak muda juga tidak tahu kalau ditanya soal Pancasila, ini yang menjadi keprihatinan kami, jelas Pak Rohmadi.

Kapten Inf  Heri Martono menjelaskan bahwa setelah reformasi Pancasila tetap diajarkan di sekolah-sekolah namun porsinya sangat kecil, karena berbeda pimpinan bangsa berbeda pula kebijakannnya Pak, namun ini merupakan masukan yang baik, semoga kedepan pendidikan tentang Pancasila bisa diberikan porsi yang lebih, kata Kapten Heri.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.