Pasir Semen Dan Split Untuk Cor Beton TMMD



KENDAL - Dalam pelaksanan pengecoran tentunta membutuhkan perbandingan ukuran yang akan dicampur dalam pelaksanaan pengecoran jalan beton TMMD Reguler ke-100 Kodim 0715/Kendal yang dilaksanakan di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal mengenai anggaran yang diputuskan yakni 1.43 miliard dengan rincian panjang jalan beton 1.550 meter x 3 meter tebal 12 cm tentunya memerlukan material dengan kwalitas yang baik.

Ketentuan yang berlaku di Indonesia dalam perbandingan semen, pasir dan split untuk cor beton adalah menurut berat masing-masing bahan. Berarti jika perbandingannya adalah 1:2:3 untuk semen : pasir : split, perbandingannya adalah 1 kg semen : 2 kg pasir : 3 kg split. Namun dalam perkerjaan di lapangan, biasanya perbandingan yang berlaku adalah menurut volume. Jadi bila perbandingannya 1:2:3, maka perbandingan fisiknya adalah 1 M3 semen : 2 M3 pasir : 3 M3 split.

Pada prakteknya di lapangan, para tukang bangunan biasa menggunakan berbagai media yang sesuai volumenya sebagai alat perbandingan. Alat yang biasa dipakai sebagai takaran perbandingan adalah ember, sekop, pengki hingga dolak. Yang terpenting adalah perbandingannya harus pas, misalkan menggunakan sekop, maka 1 sekop semen : 2 sekop pasir : 3 sekop batu split.

Patokan utama dari semua alat tersebut adalah 1 zak semen, semua perbandingan selalu mengikuti patokan semen ini. Berikut adalah beberapa perbandingan semen.

Dari sini kita sudah bisa menentukan perbandingan semen, pasir dan split yang tepat. Yang terpenting adalah tentukan dahulu mutu beton yang akan kita buat, misal kita memakai mutu beton 1:2:3 bisa kita pakai 1 sekop semen : 2 sekop pasir : 3 sekop batu split.u sedangkan untuk mutu beton SNI biasanya dimulai dengan hurup K, seperti K 100 adalah semen 247 : pasir 869 : batu split 999 : air 215 liter.

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.