Peringatan Hari Kesaktian Pancasila




KENDAL - Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa Para Pahlawan dan senantiasa mengingatnya sebagai tanggung jawab moral.

Untuk mengenang peristiwa pembantaian kejam, sadis dan tidak berprikemanusian terhadap 7 Jenderal AD dan mengingatkan akan peristiwa kelam bangsa ini pada 30 September 1965, yang mencoba untuk menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi Komunis.

Pada kesempatan upacara yang diikuti semua personil Kodim0715/Kendal, Dandim Kendal letkol Czi Hendro Edi Busono mengingatkan kepada seluruh peserta upacara agar tetap waspada akan kebangkitan faham komunis yang mencoba untuk memutar balikan fakta kejadian peristiwa kelam itu dan terus berusaha untuk mencari pembenaran seolah olah peristiwa itu bukan kesalahan mereka, sehingga akan mereka ingin bangsa ini meminta maaf kepada mereka sebagai korban, yang pada kenyataan mereka adalah pelaku atau dalang dibalik peristiwa kelam yang pedih dan memilukan bangsa ini.

Beliau menghimbau agar senantiasa waspada dengan munculnya pki gaya baru yang mulai gencar melakukan propaganda melalui buku buku dan media sosial untuk mengadu dimba bangsa ini. Komunis adalah bahaya laten dan jangan sampai dia tumbuh dan berkembang lagi dibumi indonesia.

Dia juga mengajak seluruh Prajurit dan PNS dilingkungan Kodim Kendal untuk menyukseskan kegiatan TMMD ke 100 di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung yang dilaksanakan oleh Kodim Kendal dan warga semoga berjalan lancar dan dapat diselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat bagi warga setempat, dan mengingatkan para prajurit untuk tetap menjaga keharmonisan dengan warga serta bertindak sesuai dengan norma sebagai prajurit sapta marga.mengamalkan delapan wajib TNI dalam pelaksanaan kegiatan TMMD.

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.