Satgas TMMD Tumbuhkan Jiwa Gotong-royong Masyarakat



Kendal – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 100 yang dibuka secara resmi pada 27 September 2017 di Lapangan sepak bola Desa Jungsemi  Kecamatan Kangkung wilayah Kabupaten Kendal merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar.

Hal ini terbukti pada pelaksanaan pengerjaan TMMD, masyarakat bersama dengan anggota Satgas TMMD bahu membahu menggenjot pengerjaan sasaran fisik dengan semangat seperti pada dalam pengerjaan pengecoran jalan, pembuatan gorong-gorong, pembuatan jambanisasi bagi keluarga kurang mampu, dan kegiatan non fisik Wawasan kebangsaan serta beberapa sasaran fisik lainnya.

Antusiasme yang ditunjukkan masyarakat tersebut dalam melakukan pekerjaan secara gotong-royong sangat tinggi dihadapkan dengan alokasi waktu pelaksanaan TMMD yang hanya 30 hari, sehingga mau tidak mau seluruh personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu membahu mengerjakan sasaran-sasaran guna mencapai target yang telah ditetapkan.

Hasil pengamatan di lapangan bahwa para personel Satgas TMMD bersama masyarakat telah berkumpul di sasaran pekerjaannya masing-masing, kemudian sebelum proses pengerjaan dilaksanakan terlihat dilakukan briefing oleh Perwira Pengawas (Pawas )dan di awali berdoa apel pagi dengan memberikan instruksi apa-apa yang akan dikerjakan dan target harian yang harus dicapai.

Sementara itu, ditempat terpisah Dandim 0715/Kendal Letkol Czi Hendro Edi Busono menyampaikan bahwa kegiatan TMMD dilaksanakan selama 30 hari dengan sejumlah sasaran, baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Dimana menurut Dandim seluruh sasaran tersebut harus selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan kualitas dari hasil pekerjaan itu sendiri.

Dikatakan Dandim bahwa untuk mengejar target pengerjaan sasaran fisik dan sasaran non fisik tersebut pihaknya sudah melaksanakan koordinasi secara matang dengan pihak-pihak terkait.

"Dengan pelaksanaan TMMD ini, saya ingin menumbuhkan kembali semangat gotong-royong masyarakat yang merupakan jiwa dari bangsa Indonesia," pungkas Dandim

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.