Siswa SMP N 2 Kendal Dibekali Wawasan Kebangsaan


KENDAL - Sebanyak 462 orang meliputi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan guru pembimbing mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan (Wasbang) yang dilaksanakan oleh prajurit TNI dari Satuan Penugasan (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-100 Kodim 0715/Kendal.

Dalam pembekalan wawasan kebangsaan tersebut, merupakan kegiatan non fisik dalam program TMMD Reguler ke-100 Kodim 0715/Kendal.  Anggota Satgas TMMD  dalam penjelasannya tentang wawasan Kebangsaan menuturkan, bahwa Wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan, seperti penjajahan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum colonial terus menggunakan politik "devide et impera". Kendati demikian, catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari Nusantara. Perjuangan yang bersifat nasional, yakni perjuangan yang berlandaskan persatuan dan kesatuan dari seluruh bangsa Indonesia akan mempunyai kekuatan yang nyata.

Wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.

Nilai Wawasan Kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu  Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan besatu, cinta akan tanah air dan bangsa, demokrasi atau kedaulatan rakyat.

Oleh Karenanya wawasan kebangsaan dan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung didalamnya perlu disampaikan kepada generasi muda penerus bangsa, khususnya kepada anak-anak yang masih berusia dini  agar mereka lebih kokoh dan kuat dalam menghadapi perkembangan zaman dengan tidak berpengaruh kepada dunia luar dan sebagai nilai control bagi generasi muda yang merupakan tulang punggung bangsa Indonesia dimasa yang akan datang.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.