TMMD Reguler Kodim Kendal Buktikan Kebersamaan TNI-Rakyat


KENDAL - Kebersamaan sekaligus kemanunggulan TNI dengan rakyat memang menjadi kekuatan bangsa ini. Keharmonisan tersebut juga telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat dalam upaya mempertahankan keutuhan NKRI. Kamis, 12 oktober 2017 Kendal

Peran rakyat tidak dapat kita lepaskan dari sejarah pembentukan TNI, tentu tidak bisa kita lupakan begitu saja bahwa TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat dan berjuang bersama-sama dengan rakyat. Sebagai salah satu sarana menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat, perlu dibentuk suatu kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama antara TNI dan rakyat serta seluruh komponen masyarakat lainnya.

Salah satu program untuk mewujudkan semua itu adalah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementerian/lembaga non kementerian, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah.

Melalui TMMD terlihat nyata kebersamaan antara TNI dengan rakyat. Masyarakat berbaur dan bahu-membahu bersama TNI. Seperti yang nampak pada kegiataan TMMD Reguler di Dusun Srandu, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Kegiatan yang dikomando Kodim 0715/Kedal benar-benar menjadi bukti kemanunggalan TNI-Rakyat bukanlah isapan jempol belaka.

Masyarakat tanpa diminta justru melibatkan diri dalam pembuatan akses jalan. Demikian pula ketika dilakukan rehab rumah. Warga berduyun-duyun membantu prajurit TNI. Bergotong-royong.

"Kami sangat mendukung program TMMD di desa kami, karena sasaran yang di tuju tepat apa yang  menjadi harapan warga kami dari dulu jika rabat beton yang menghubungkan perkampungan menuju ke pantai sudah jadi insya allah masyarakat tidak sulit lagi menjangkau hasil panen mereka syukur syukur nanti  bisa jadi tempat wisata masyarkat kendal dan sekitarnya," kata  Kades Jungsemi Bapak Dasuki.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.