TNI Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan


KENDAL - Dalam suasana santai dan riang, Danramil 03/Pegandon Kapten Inf Heri Martono mencoba menyegarkan ingatan warga mengenai pilar kebangsaan.

Memasuki hari ke 15 (lima belas) pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-100 Kodim 0715/Kendal di Desa Laban Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal dan Badan DP2KBP2PA Ibu Arti Tyaningsih, menggelar penyuluhan bela negara dan sosialisasi Bhineka Tunggal Ika.

Kegiatan yang berlangsung di tempat yang sama dengan segmen berbeda tersebut dihadiri puluhan warga dari Desa Laban Kecamatan Kangkung. Selasa (10/10).

Penyuluhan dan sosialisasi  diselenggarakan di balai Desa Laban dengan peserta 50 orang dengan pemberi  materi Ibu Arti Tyaningsih. Kegiatan penyuluhan ini bersamaan dengan kunjungan dari Kapok Staf Ahli Kasad Bidang Ideologi Brigjen TNI Bambang.

Turut pula hadir dalam rangkaian TMMD Reguler ke-100, bagian Kasi pelayanan masyarakat Laban Bapak Agus Mukafifin.

Dalam kesempatan ini Kapten Inf Heri Martono berkali-kali mengingatkan seluruh peserta mengenai pentingnya memahami dan menghayati 4 pilar kebangsaan. Empat pilar kebangsaan tersebut yakni  Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Dengan memahami dan menghayati empat pilar itu maka kita akan tahu bahwa kehidupan bangsa Indonesia tidak akan kokoh bila salah satu dari empat pilar itu dihilangkan dan tidak dijalankan," tegas Kapten Heri.

Salah satu ancaman yang selama ini bukan lagi bersifat "laten" yakni gerakan radikalisme. Radikalisme tersebut umumnya dipicu pemahaman yang sempit terhadap ajaran agama atau kepercayaan  tertentu.

"Pemahaman yang sempit sering membuat seseorang atau kelompok tertentu menjadi merasa lebih baik, lebih benar dan lebih suci sehingga mereka cenderung tidak menganggap keberadaan orang lain, ini yang harus kita waspadai," ungkap Heri Martono.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.