Pelatihan Posko I Kodim 0715/Kendal Korem 073/Makuratama digelar. Seperti apa?



 

PELATIHAN Posko I Kodim 0715/Kendal Makuratama Waspada XII tahun 2018, dalam rangka penanggulangan bencana alam dibuka Komandan Korem 073/Makuratama Kolonel Inf Joni Pardede, di Aula Makodim, Selasa (10/4). Tampak hadir, Komandan Kodim Letkol Czi Hendro Edi Busono, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya, Kejari Kendal, Yudi Hendarto, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kendal Udjianti, Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, dan Ketua FKUB Ubaidillah. Pelaksanaan Latihan Posko I selama empat hari dan ditutup tanggal 13 April 2018. Kegiatan diikuti antara lain, staf intel, staf operasional, staf logistik, staf Pers, staf teritorial, staf khusus unit intel, kelompok tata usaha urusan dalam, dan lainnya.


Komandan Korem 073/Makuratama Kolonel Inf Joni Pardede menilai latihan posko I ini sebagai suatu hal yang mendasar, tidak hanya sebagai ajang bagi komandan kodim dan  perwira stafnya untuk menguji dan mengolah kemampuan operasionalnya, tetapi juga menjadi kebutuhan penting. "Terutama dihadapkan dengan tantangan tugas ke depan yang kita yakini akan semakin berat dan kompleks," kata dia.


Maka dari itu, kata dia, perlu terus berlatih sehingga bisa melaksanakan peran dan pengabdian di lapangan agar benar-benar optimal dan tepat pada proposinya serta sejalan dengan tuntutan perkembangan jaman. Maka Korem 073/Makuratama dituntut agar mampu membentuk prajuritnya menjadi profesional, efektif, efisien dan modern pada semua tingkatan serta diharapkam mampu secara proaktif merealisasikan tugas pokoknya secara tepat di lapangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. "Salah satu cara tingkatkan kualitas personel yaitu melatih prosedur hubungan komandan dan staf dalam menghadapi dinamika operasi yang sedang dihadapi melalui latihan posko I yang kita laksanakan," kata Danrem.


Menurut Komandan Korem, bahwa dibeberapa wilayah di Indonesia sering terjadi bencana alam, seperti erupsi gunung berapi, gempa bumi, angin puting beliung, banjir, tanah longsor maupun yang lainya. Untuk wilayah Kabupaten Kendal dan sekitarnya bencana alam yang kerap terjadi diantaranya adalah angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir yang mengakibatkan kerugian personel dan materiil yang tidak sedikit. "Melalui latihan ini, Kodim 0715/Kendal diharapkan bisa menjadi lebih dan selalu siap untuk membantu Pemda apabila diperlukan untuk mengatasi akibat dari terjadinya bencana yang timbul," tukas dia.


Komandan Korem berpesan agar peserta latihan bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, sehingga sasaran latihan akan tercapai secara maksimal. Kuasai dan pahami tugas pokok, sebab dengan menguasai tugas pokok maka akan dapat menyelesaikan tugas-tugas dengan hasil yang optomal. Kemudian kepada penyelenggara dan pengawas, pengendali dan penilai serta pelaku agar selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan baik personel maupun materiil selama melaksanakan latihan. "Lakukan evaluasi kegiatan. Sehingga segala kekuranganya dapat segera dibenahi dan dilatihkan kembali sampai benar-benar dikuasai dan sekaligus sebagai bahan perbaikan dalam latihan yang akan datang," pungkas dia.


Wakil Bupati Masrur Masykur mengatakan, atas pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada jajaran angkatan darat yang telah memprogramkan acara pelatihan posko I penanggulangan bencana. Karena bencana alam zaman sekarang ini sesuatu yang tidak dihindari. Oleh karena itu, kesiagaan dan  ketanggapan kita yang sesungguhnya perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. "Pemerintah daerah mendukung sepenuhnya kegiatan pelatihan posko I Kodim 0715/Kendal, penanggulangan bencana ini," kata dia. (Nur)

 


Sumber : Radar Pekalongan (11/4)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.