Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk



Bertempat di wisata Promas grand land Nglimut Gonoharjo Kecamatan Limbangan, Muspika ajak perwakilan masyarakat baik petani, karang taruna se-Kecamatan Limbangan untuk manfaatkan sampah rumah tangga menjadi pupuk cair. selasa 15/05.

Hadir pada acara tersebut Danramil 14/Limbangan Kapten Inf Ngadiono, Kapolsek Limbangan Akp Ali Musofa, Camat Limbangan Widodo S.sos, Kades sekecamatan Limbangan, Ketua  PKK sekecamatan Limbangan, Karang taruna, Babinsa Gonoharjo Serda Eka Pramono dan Babinkamtibmas Desa Gonoharjo Bripka Asroh.

Camat Limbangan Widodo S.sos menyampaikan." Pelatihan pembuatan pupuk Cair ini bertujuan untuk memberikan tambahan keterampilan kepada warga Kecamatan Limbangan untuk memanfaatkan limbah rumah tangga yang akan dikelola menjadi pupuk cair yang dapat di gunakan sendiri maupun secara ekonomis sehingga dapat menunjang kebutuhan akan pupuk dan medukung kegiatan pertanian diKecamatan Limbangan.

Pada saat yang sama AKP Ali Musofa (Kapoksek Limbangan) menyampaikan bahwa Permasalahan sampah harus diselesaikan bersama-sama dengan seluruh elemen. Masyarakat harus dikenalkan akan pentingnya memilah sampah. Bila kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sudah terbentuk, maka waktu yang dibutuhkan untuk mengolah sampah menjadi lebih cepat.

"Pemilahan sampah yang dilakukan di ujung, akan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan bila setiap orang sudah memilah sampahnya masing-masing sesuai kategorinya". Jelas Kapolsek.

Danramil 14/Limbangan Kapten Inf Ngadiono pun menambahkan tentang Kesadaran akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya harus dibarengi dengan pengetahuan akan bahaya sampah. Adanya manfaat serta keuntungan ekonomis dari pengolahan sampah, diharapkan membantu tumbuhnya semangat masyarakat untuk mengolah sampahnya masing-masing atau sebaliknya, kesadaran membuang sampah pada tempatnya tidak akan tercapai bila sarana prasarana yang dibutuhkan masyarakat tidak memadai.

"Perlu kerjasama dan dukungan dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk agar daerah bebas dari bencana sampah. Sumber daya manusia yang terampil dalam mengelola sampah di lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan sebuah daerah yang bersih dan sejahtera" Kata Kapten Ngadiono.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.